Sustainable Fashion, Ini Tren Fashion yang Ramah Lingkungan

Sustainable Fashion, Ini Tren Fashion yang Ramah Lingkungan

Tren fashion terus berkembang dengan cepat. Saking cepatnya, tren fashion dapat berubah setiap minggunya. Fenomena tersebut kemudian dikenal sebagai fast fashion.

Apa itu? Yakni, produksi pakaian dengan cepat, massal, dan murah. Fast fashion terjadi demi memenuhi pasar dan perubahannya.

Namun, fast fashion kini menjadi tren fashion yang perlu untuk dihindari. Alasannya, karena akibat yang ditimbulkannya misalnya limbah tekstil, pencemaran air dari pewarna, hingga adanya isu eksploitasi buruh.

Dari fenomena tersebut, muncullah istilah sustainable fashion atau fesyen berkelanjutan. Apa itu sustainable fashion?

Mengenal Tren Fashion Baru: Sustainable Fashion

Tren fashion mengalami perkembangan. Dari fast fashion kini ada sustainable fashion. Apa itu sustainable fashion? Bagaimana penerapannya dalam keseharian?

Tren fesyen berkelanjutan atau sustainable fashion merupakan praktik yang mengutamakan nilai dari banyak pihak yang terlibat dalam produksi. Khususnya terkait kemanusiaan dan lingkungan.

Tren fashion ini berusaha untuk memakmurkan dan tidak meninggalkan banyak kerugian baik itu dalam bentuk gaya hidup individu maupun di ranah bisnis.

Perancangan, produksi, pendistribusian, hingga pengenaan pakaian harus dilakukan dengan rasa yang lebih bertanggung jawab kepada alam.

Ciri-Ciri Tren Fashion Berkelanjutan

Dalam penerapan tren fashion berkelanjutan, umumnya individu maupun ranah bisnis akan melakukan beberapa hal berikut:

1. Penggunaan Bahan yang Ramah Lingkungan

Beberapa bahan ramah lingkungan yang dapat digunakan untuk menerapkan tren fashion berkelanjutan adalah linen, kapas organik, maupun serat alami lainnya.

Bahan yang digunakan tidak memiliki kandungan zat kimia berbahaya pada proses penanamannya. Bahan serat daur ulang juga umum digunakan dalam tren fashion ini. Tujuannya agar limbah dapat diminimalisir.

2. Penerapan Produksi yang Berkelanjutan

Menerapkan tren fashion berkelanjutan artinya Anda harus memperhatikan penggunaan energi, air, dan bahan baku agar lebih efisien.

Pada setiap tahapan produksi misalnya pewarnaan kain hingga proses menjahit, harus menghasilkan limbah sesedikit mungkin agar tidak mencemari lingkungan sekitar.

3. Mendaur Ulang

Tren fashion berkelanjutan tidak hanya tentang penggunaan bahan dari daur ulang, tapi juga ada usaha untuk membuat produk fashion yang Anda produksi mudah untuk di daur ulang.

Contohnya, dengan penerapan desain yang memungkinkan pakaian dapat dipisah-pisah menjadi komponen kecil, seperti resleting, kancing, dan kain. Dengan demikian, pakaian tersebut tidak menjadi limbah.

4. Bahan dengan Jejak Karbon yang Kecil

Umumnya, orang yang menerapkan tren fashion berkelanjutan akan menggunakan bahan dengan jejak karbon kecil. Apa maksudnya? Pelepasan jumlah emisi karbon ketika produksi menjadi lebih sedikit.

Misalnya, penggunaan kapas organik yang bisa mengurangi emisi karena tidak bergantung kepada pestisida maupun pupuk kimia.

5. Memperhatikan Kesejahteraan Pekerja

Berbicara tren fashion berkelanjutan, maka berbicara juga mengenai kesejahteraan pekerja. Kondisi kerja harus adil dan manusiawi.

Kesejahteraan di sini mencakup jam kerja yang layak, upah yang layak, keamanan lingkungan kerja, dan tidak ada eksploitasi. Misalnya, tenaga kerja berusia anak-anak.

6. Transparan Kepada Konsumen

Umumnya, merek yang menerapkan tren fashion berkelanjutan memiliki keterbukaan terkait proses produksi. Merek tersebut akan membagikan berbagai informasi, seperti asal bahan, di mana produksi dilakukan, dan siapa yang melakukan produksi.

Tentunya transparansi tersebut akan didukung oleh sertifikasi yang resmi dan terdapat audit dari pihak ketiga. Keduanya berfungsi sebagai bukti bahwa tren fashion berkelanjutan yang diterapkan oleh merek bukan hanya marketing.

Penerapan Tren Fashion Berkelanjutan

Untuk menerapkan tren fashion berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut:

  1. Merawat pakaian agar umurnya panjang,
  2. Sebelum membeli baju harus berpikir dua kali,
  3. Membeli pakaian dengan kualitas yang baik,
  4. Baju yang tidak terpakai bisa didonasikan,
  5. Membeli produk pakaian yang fleksibel sehingga mudah untuk dipadupadankan,
  6. Apabila ada kerusakan pada pakaian, perbaiki terlebih dahulu.

Tren fashion berkelanjutan sudah cukup banyak dilakukan. Ini berkaitan dengan kesadaran masyarakat terhadap kondisi lingkungan yang mengalami perubahan.

Maka dari itu, mereka mencoba menerapkan tren fashion berkelanjutan ini. Bagaimana dengan Anda, sudahkah menerapkan sustainable fashion?

About the author