Ini Contoh Teknologi Tepat Guna Berdampak Positif Bagi Warga

Ini Contoh Teknologi Tepat Guna Berdampak Positif Bagi Warga

Contoh Teknologi Tepat Guna (TTG) merupakan jenis teknologi yang dirancang agar pemenuhan kebutuhan spesifik suatu komunitas dapat berjalan lancar. Umumnya, teknologi tepat guna memiliki sifat sederhana, biaya operasional rendah dan mudah dioperasikan.

Di dalam upaya peningkatan pemberdayaan masyarakat dengan cara pengelolaan lingkungan, teknologi tepat guna dibutuhkan agar prosesnya menjadi lebih lancar. Berikut contoh dari teknologi tepat guna yang memiliki dampak positif bagi warga!

Daftar Contoh Teknologi Tepat Guna yang Berdampak Bagi Kehidupan Warga

Inilah contoh teknologi tepat guna yang memiliki dampak positif bagi warga. Khususnya digunakan pada wilayah pedesaan dan meningkatkan hasil pertanian.

Karakteristik utama dari teknologi tepat guna adalah sederhana, terjangkau dan sesuai dengan kondisi lokal. Hal yang terpenting adalah berguna bagi masyarakat tanpa harus bergantung pada teknologi impor yang mahal. Inilah daftar dari teknologi tepat guna, yakni:

1. Pengering Hasil Panen Tenaga Surya

Contoh pertama adalah pengering hasil panen tenaga surya, yang mana dapat digunakan oleh masyarakat memanen jagung, gandum atau padi. Penggunaan energi matahari berfungsi efisien dan lebih cepat dibandingkan cara manual.

Namun, kekurangan dari contoh teknologi tepat guna ini adalah kondisi cuaca. Jika mendung, tentu teknologi pengering hasil panen tenaga surya ini tidak efisien.

2. Komposter Rumah Tangga

Kedua ada komposter rumah tangga yang menjadi teknologi tepat guna dan berguna untuk mengolah sampah organik. Sampah sisa makanan atau daun kering mampu diolah menjadi pupuk kompos.

Teknologi ini tidak hanya mampu mengurangi sampah tetapi juga menjadi pendukung utama pertanian organik di lingkungan rumah. Anda dapat mencobanya sendiri di lingkungan Anda, lho!

3. Pompa Air Tenaga Surya

Satu lagi contoh teknologi tepat guna berikutnya adalah pompa air tenaga surya. Teknologi ini cocok digunakan untuk daerah yang susah air bersih. Pemanfaatan energi matahari untuk memompa air dari sumur.

Anda tidak perlu menggunakan listrik atau bahan bakar fosil karena hanya membutuhkan tenaga surya untuk menggerakan pompanya. Tentunya teknologi tepat gun aini kurang efisien ketika mendung.

4. Biodigester

Biodigester merupakan contoh teknologi berupa alat pengubah limbah organik biogas menjadi pupuk cair. Efektif digunakan bagi Anda yang memiliki peternakan atau perkebunan.

Caranya Anda cukup mencari komunitas atau lingkungan dengan penghasil limbah organik terbanyak. Nanti, limbah akan diubah menjadi sumber energi atau pupuk yang berguna.

Selain tepat guna, teknologi biodigester juga merupakan bentuk teknologi terbarukan yang tidak akan merusak alam. Proses penggunaan kembali (reuse) sangat bermanfaat bagi keberlangsungan lingkungan bumi yang lebih baik.

5. Sistem Irigasi Tetes

Selanjutnya, ada sistem irigasi tetes yang merupakan contoh teknologi tepat guna model pertanian yang sangat efisien. Cara kerja teknologi ini adalah memberikan ari secara perlahan langsung ke akar tanaman.

Fungsinya adalah guna mencegah pemborosan air sekaligus meningkatkan hasil panen masyarakat. Teknologi tepat guna ini sangat tepat sasaran dan berdampak positif jika diberlakukan dengan baik.

6. Kompor Biogas

Kompor hemat energi atau biogas menggunakan bahan bakar yang lebih efisien dariapda kompor tradisional. Teknologi ini sangat berguna jika digunakan di daerah pedesaan yang bahan bakar utamanya masih bergantung pada kayu bakar.

Keberadaan teknologi kompor biogas mengurangi penggunaan kayu bakar sebagai bahan bakar. Terbukti efisien untuk memudahkan kehidupan masyarakat tanpa harus mengurangi bahan-bahan yang tidak dapat didaur ulang.

Itulah berbagai contoh teknologi tepat guna yang sangat berguna bagi masyarakat sekitar. Penggunaan teknologi yang tepat tidak hanya memudahkan segala aspek kehidupan. Tetapi juga menjadi cara untuk mencegah penggunaan bahan yang tidak dapat didaur ulang.

About the author