Berikut Ini Tips Wisata Kuliner di Luar Negeri untuk Muslim

Berikut Ini Tips Wisata Kuliner di Luar Negeri untuk Muslim

Wisata kuliner menjadi kegiatan wajib yang tidak bisa dilewatkan ketika berwisata baik itu di dalam negeri maupun di luar negeri. Jika di dalam negeri, bagi orang muslim akan lebih mudah untuk mencari makanan halal.

Namun, bagaimana jika seorang muslim ingin kulineran di luar negeri? Bahkan tidak hanya wisata kuliner, tetapi juga kebutuhan makan sehari-hari selama di luar negeri.

Apa yang perlu orang muslim lakukan? Berikut kami berikan tipsnya untuk Anda agar bisa mendapatkan wisata kuliner yang halal.

Berikut Ini Wisata Kuliner Halal di Luar Negeri

Wisata kuliner jadi salah satu kegiatan wajib ketika liburan. Namun bagaimana jika seorang Muslim wisata ke luar negeri? Bagaimana mencari makanan halal?

Wisata kuliner di luar negeri memang menjadi tantangan tersendiri untuk para muslim. Namun tidak perlu khawatir, karena Anda tetap bisa wisata kuliner dengan halal. Berikut tipsnya:

1. Memilih Makanan yang Telah Bersertifikat Halal

Anda bisa wisata kuliner di luar negeri dengan mencari makanan yang telah memiliki sertifikat halal. Tiap negara mempunyai sertifikat halal masing-masing.

Beberapa sertifikasi halal yang sudah diakui MUI, antara lain:

  • Asia Pasific Halal Council Co Ltd atau APHC Hongkong;
  • Jabatan Kemajuan Islam Malaysia atau JAKIM;
  • The Japan Moeslem Association atau JMA;
  • The Islamic Food and Nutrition Council of America atau IFANCA;
  • Halal Food Council of Europe atau HFCE;
  • Dan masih banyak lagi.

Selain memahami sertifikasi halal, Anda juga perlu mengetahui istilah yang digunakan untuk bahan-bahan haram dengan bahasa setempat.

2. Menanyakan Bahan yang Terkandung di dalam Makanan

Agar makin yakin, Anda dapat menanyakan bahan-bahan yang digunakan dalam makanan kepada pihak restoran atau kedai makanan.

Tentunya yang paling utama, Anda perlu mencari restoran yang aman untuk muslim. Namun jika tidak menemukan, Anda dapat mencoba menu vegetarian atau vegan.

Pastikan Anda juga menanyakan apakah ada bahan-bahan haram yang dipakai. Apabila tidak ada, maka Anda dapat wisata kuliner di sana.

3. Melakukan Kunjungan pada Komunitas Muslim di Negara yang Anda Tuju

Biasanya di banyak negara ada komunitas Muslim. Apalagi, jika Anda mengunjungi negara dengan penduduk islam yang minoritas.

Dengan mengunjungi komunitas Muslim, Anda akan mendapatkan informasi terkait makanan halal di negara tersebut.

Informasinya bisa berupa produk sampai restoran yang halal. Bahkan ada komunitas Muslim yang telah membuka tempat makan sendiri.

4. Memanfaatkan Aplikasi Pencarian Makanan yang Halal

Wisata kuliner halal juga dapat Anda lakukan dengan cek berbagai makanan halal dari berbagai tempat. Ada aplikasi bernama Halal MUI yang dapat Anda gunakan. Selain itu, ada juga Crave Halal yang dapat Anda akses sampai Kanada dan Amerika Serikat.

Aplikasi tersebut sudah menyimpan belasan ribu tempat makan yang halal. Kemudian, Anda juga dapat menggunakan Halalin dan Zabibah.

5. Perhatikan Proses Pemasakan

Anda bisa memilih makanan yang pemrosesannya dilakukan secara fisik. Pemrosesan ini juga dilakukan tanpa tambahan bahan dan lebih mungkin halal.

6. Hindari Wisata Kuliner dengan Saus atau Kaldu yang Kurang Jelas

Tidak sedikit hidangan yang menggunakan kaldu daging atau saus fermentasi yang mengandung alkohol. Jika ragu, lebih baik Anda pilih makanan yang bahan dan prosesnya mudah Anda kenali.

7. Menggunakan Kartu Penjelasan Bahan Halal

Anda bisa membawa kartu kecil yang berisi penjelasan mengenai kebutuhan makanan dengan bahan halal. Pastikan menggunakan bahasa lokal agar dapat membantu Anda berkomunikasi dengan penjual lokal.

Wisata kuliner untuk Muslim di luar negeri tetap bisa mungkin dilakukan asalkan memahami cara-caranya. Semoga informasi dalam artikel ini dapat membantu Anda untuk wisata kuliner.

About the author